Tangerang, 26 April 2026 — Mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Universitas Pamulang melaksanakan kegiatan Program Hilirisasi Mata Kuliah Proyek Bisnis Nasional & Internasional dengan tema “Manajemen Proyek pada Industri Konstruksi Baja” di PT Jaketra Hokindo Perkasa, Tangerang, Minggu (26/04/2026).

Kegiatan ini merupakan implementasi pembelajaran berbasis praktik yang bertujuan mengintegrasikan teori akademik dengan kondisi nyata di dunia industri. Program ini menjadi bagian dari upaya Universitas Pamulang dalam mencetak lulusan yang adaptif, aplikatif, dan siap menghadapi tantangan industri.
Acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Universitas Pamulang, serta sambutan dari dosen pengampu, Dr. Surya Budiman, S.M. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa mata kuliah ini menuntut mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengimplementasikan secara langsung melalui kegiatan hilirisasi di lapangan.

Kegiatan inti dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi dan diskusi interaktif antara pimpinan PT Jaketra Hokindo Perkasa dengan mahasiswa. Materi yang disampaikan berfokus pada:
“Praktik Manajemen Proyek (Pre-Project Budgeting & Risk Mitigation)”, yang mencakup tinjauan komprehensif operasional dan implementasi manajemen proyek di industri konstruksi baja.
Dalam sesi ini, pihak perusahaan menjelaskan secara langsung bagaimana proses perencanaan anggaran proyek (pre-project budgeting) dilakukan secara realistis, termasuk penyesuaian terhadap kondisi lapangan, efisiensi biaya, serta strategi pengendalian risiko (risk mitigation). Mahasiswa mendapatkan wawasan tentang bagaimana risiko proyek seperti keterlambatan, pembengkakan biaya, hingga kendala teknis diidentifikasi, dianalisis, dan diminimalisir sejak tahap awal perencanaan.

Diskusi berlangsung aktif dan dialogis, di mana mahasiswa tidak hanya mendengarkan paparan, tetapi juga terlibat langsung dalam tanya jawab kritis dengan pihak manajemen perusahaan. Interaksi ini memperkaya pemahaman mahasiswa mengenai kesenjangan antara teori di kelas dengan praktik di industri, sekaligus memberikan gambaran nyata tentang dinamika pengambilan keputusan dalam proyek konstruksi.
Perwakilan mahasiswa Bagas dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana penting untuk menyelaraskan pemahaman teoritis dengan praktik lapangan, sehingga mahasiswa dapat melihat secara langsung bagaimana konsep manajemen proyek diimplementasikan secara profesional.
Kegiatan ditutup dengan sesi observasi lapangan dan penyerahan plakat sebagai bentuk apresiasi kepada PT Jaketra Hokindo Perkasa atas kesempatan dan kerja sama yang telah diberikan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan kompetensi dalam bidang manajemen proyek, khususnya pada industri konstruksi baja, serta memiliki kesiapan yang lebih matang dalam menghadapi dunia kerja dan tantangan bisnis di tingkat nasional maupun internasional. (3zah)
